Pembahasan tentang pembatalan putusan arbitrase, keabsahan perjanjian arbitrase, dan isu yurisdiksi di Indonesia.
Pembahasan tentang pembatalan putusan arbitrase, keabsahan perjanjian arbitrase, dan isu yurisdiksi di Indonesia.
Artikel ini mengulas bagaimana Indonesia mengadopsi praktik konstruksi berkelanjutan, menganalisis kerangka regulasi, tantangan, dan peluang masa depan untuk mencapai keberlanjutan di industri konstruksi.
Artikel ini mengulas ruang lingkup Arbitral Award Annulment di Indonesia, dengan menganalisis putusan Mahkamah Agung yang membentuk Arbitral Award Annulment Jurisprudence dalam kerangka Arbitration Jurisprudence Indonesia.
Artikel ini menyajikan analisis strategis mengenai banding atas pembatalan putusan arbitrase di Indonesia, menyoroti yurisprudensi tentang pembatalan putusan arbitrase tanpa memorandum dan pentingnya memorandum banding.
Artikel ini mengkaji apakah putusan arbitrase di Indonesia dapat diperbaiki oleh pengadilan, dengan menyoroti perbedaan antara perbaikan dan pembatalan.
Artikel ini mengkaji bagaimana yurisprudensi Indonesia mendefinisikan kepentingan dalam menentukan kedudukan hukum dalam sengketa di Pengadilan Administrasi Negara.
Artikel ini membahas Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) untuk penjualan perumahan dan kondominium di Indonesia, dengan menyoroti klausul-klausul yang wajib, penting, dan opsional berdasarkan Undang-Undang Perumahan Indonesia.
Indonesia sedang bergerak menuju energi bersih melalui perjanjian pembelian listrik yang lebih jelas, membentuk kontrak energi terbarukan yang lebih baik, dan kerangka hukum listrik yang lebih kuat.
Artikel ini mengkaji bagaimana Ketertiban Umum memengaruhi pembatalan dan pelaksanaan Putusan Arbitrase di Indonesia. Artikel ini menganalisis dasar hukum, yurisprudensi, dan wawasan kritis yang membentuk praktik arbitrase saat ini.